MENJADI REMAJA GAUL
MENURUT ISLAM
gaul dapat diartikan dengan bebas, tergangtung
siapa saja orangnya. ada yang berpendapat gaul itu milik orang yang kaya akan
wawasan, dikenal banyak orang, banyak yang naksir, atau yang lain. tergangtung
orangnya. yang pastinya mengarah ke seseorang yang selalu mengikuti
perkembangan zaman. tapi, secara ajaran agama gaul boleh saja dengan tetap
memegang prinsip. karena setiap sesutau itu ada prinsipnya. contoh simple nya
pramuka, yaitu satyaku kudharmakan, dharmaku kubaktikan.
jadi udah seharusnya kita memiliki prinsip
dalam hidup ini. sebagian muslim mengatakan prinsipnya adalah hidup mulia atau
mati syahid. tentunya kita harus setuju dengan prinsip itu. ada beberapa sifat
yang menampilkan seorang muslim yang gaul. disimak yah.... dan jangan lupa
dianalkan juga.
- aqidah yang bersih (salimul aqidah )
sifat ini harus ada pada diri setiap muslim,
karena dengan adanya sikap ini ikatan seorang hamaba akan lebih dekat dengan
sang penciptanya. Dengan demikian kesadaran untuk tidak melakukan ke zaliman
akan semakin tinggi. Dan karena itu juga seorang muslim akan sesuai akidahnya
dengan firman Allah SWT. "Sesungguhnya shalatku, ibadahku,
hidupku dan matiku, semua bagi Alloh tuhan semesta alam" (QS.
Al An'am:162).
2. Ibadah yang benar (sahilul aqidah)
Prinsip ini sangat penting untuk di amalkan. Sesuai as-sunnah
yang artinya "Shalatlah
kamu sebagaimana melihat aku shalat". Dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa
segala ibadah yang kita lakukan itu harus dengan petunjuk yang diajarkan nabi
Muhammad.
3.
Akhlak yang kokoh (mathinul khuluq)
Ini
merupakan suatu tujuan dimana Allah mengutus Muhammad sebagai Rasulnya, yaitu
untuk menyempurnakan akhalak manusia. Dan sesuai juga dengan firman Allah : "Dan
sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung"(QS.
Al Qalam: 4).
4.
Kekuatan jasmani (qowiyyul jami)
Kesehatan jasmani
haruslah menjadi perhatian penting setiap muslim, khususnya untuk muslim muda.
Karena muslim adalah harapan agar islam tetap Berjaya sepanjang zaman. Tidak
hanya itu kekuatan jasmani juga sangat dibutuhkan setiap muslim untuk
menunaikan kewajibannya terhadap Allah SWT.
Dalam sebuah hadis
juga dijelaskan bahwa "Mukmin
yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang
lemah (HR. Muslim). Namun bukan berarti
kita harus membenci sakit. Karena
mungkin dibalik itu Allah sedang menguji kita, atau cara Allah untuk menghapus
/ menggugurkan dosa kita. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga kesehan
kita, agar tetap lancer dalam
menjalankan perintah Allah SWT.
5.
Berjuang melawan hawa nafsu (mujahadatul linafsih)
Hawa nafsu adalah hal
yang memang sudah ada pada diri setiap muslim, namun tugas setiap muslim pula
lah yang menundukkan hawa nafsu tersebut ke jalan yang baik sesuai ajaran
islam. Hal itu sesuai dengan as-sunnah : "Tidak
beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa
yang aku bawa (ajaran Islam)" (HR. Hakim). Seperti hal nya
pacaran, kita harus yakin bahwa itu merupakan hal yang diharamkan oleh islam.
Meskipun pada zaman ini
muncul istilah pacaran islami, tetapi hal itu tetap diharamkan dalam agama.
Karena pada hakikatnya dimana-mana pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina.
Kalaulah memang itu ada, kenpa tidak sekalian saja ada yang namanya pencurian
islami, atau judi islami ? gak humor kali dong…
6.
Cekatan dalam membagi waktu (harishun ala waqtihi)
Setiap muslim dituntut untak pandai dalam
membagi waktunya. Tidak dominan terhadao urusan duniawi saja atau akhirat saja.
Namun harus seimbang anatara waktu untuk dunia, dan untuk akhirat.
Disaat kita masih muda
kita harus bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar nanti ketika kita sudah
tua kita tidak menyesal karena kehilangan waktu berharga di masa muda.
Pembagian masa itu sesuai dengan firman Allah : “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari Keadaan lemah, kemudian Dia
menjadikan (kamu) sesudah Keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia
menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan
apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah yang Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS.
Ar-Ruum: 54).
7.
Bermanfaat bagi orang lain (nafi’un loghairihi)
Dalam sebuah hadis menyatakan : "Sebaik-baik
manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain" (HR.
Qudhy dari Jabir). Berarti secara aga kita diharuskan untuk bermanfaat terhadap
orang lain.
Demikianlah beberapa
sifat yang dapat menggambarkan seorang muslim yang gaul. Semoga hal-hal itu
dapat bermanfaat dan bias kita amalakan di kehidupan kita.. terimaksih.. J
Keereeenn yaakkk ;;)
BalasHapusBermanfaat sekali
BalasHapusMantab (y)
BalasHapusBagus (y)
BalasHapusBermanfaat. Seharusnya remaja banyak membaca hal hal yang seperti ini (y)
BalasHapusWowwww amazing (y)
BalasHapusTeruslah berkarya.
BalasHapusKeren sekaliii , cocok!
BalasHapusNicee blog :)
BalasHapusAjib
BalasHapusLbh banyak info lain dgn tampilan unik,menarik,dan nyaman Gan. :-D
BalasHapusNice :))
BalasHapusbagus banget.. iya nya ?? :\
BalasHapusSudut pandang yg keren. Siapa bilang jd org taat agama itu gak bisa gaul. SALAH!!
BalasHapus"Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim).
BalasHapusmantaaap
BalasHapusBagus
BalasHapusSubhanallah ,,
BalasHapusBagus(Y)
Bagus
BalasHapusnicee va'eee
BalasHapusnice rivai
BalasHapuscocok bah teman :)
BalasHapustapi sekalian comment ya di restuanri.blogspot.com
bagus! (y)
BalasHapusBagus kak (y)
BalasHapusgreget :v
BalasHapusKeren...
BalasHapusperbanyak artikelnya ya nak ...
BalasHapus