Selasa, 22 September 2015

MENJADI REMAJA GAUL MENURUT ISLAM



MENJADI REMAJA GAUL MENURUT ISLAM
gaul dapat diartikan dengan bebas, tergangtung siapa saja orangnya. ada yang berpendapat gaul itu milik orang yang kaya akan wawasan, dikenal banyak orang, banyak yang naksir, atau yang lain. tergangtung orangnya. yang pastinya mengarah ke seseorang yang selalu mengikuti perkembangan zaman. tapi, secara ajaran agama gaul boleh saja dengan tetap memegang prinsip. karena setiap sesutau itu ada prinsipnya. contoh simple nya pramuka, yaitu satyaku kudharmakan, dharmaku kubaktikan. 

jadi udah seharusnya kita memiliki prinsip dalam hidup ini. sebagian muslim mengatakan prinsipnya adalah hidup mulia atau mati syahid. tentunya kita harus setuju dengan prinsip itu. ada beberapa sifat yang menampilkan seorang muslim yang gaul. disimak yah.... dan jangan lupa dianalkan juga.

  1. aqidah yang bersih (salimul aqidah )
sifat ini harus ada pada diri setiap muslim, karena dengan adanya sikap ini ikatan seorang hamaba akan lebih dekat dengan sang penciptanya. Dengan demikian kesadaran untuk tidak melakukan ke zaliman akan semakin tinggi. Dan karena itu juga seorang muslim akan sesuai akidahnya dengan firman Allah SWT. "Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi Alloh tuhan semesta alam" (QS. Al An'am:162).



2.      Ibadah yang benar (sahilul aqidah)
Prinsip ini sangat penting untuk di amalkan. Sesuai as-sunnah yang artinya "Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat". Dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa segala ibadah yang kita lakukan itu harus dengan petunjuk yang diajarkan nabi Muhammad.
3.      Akhlak yang kokoh  (mathinul khuluq)
Ini merupakan suatu tujuan dimana Allah mengutus Muhammad sebagai Rasulnya, yaitu untuk menyempurnakan akhalak manusia. Dan sesuai juga dengan firman Allah : "Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung"(QS. Al Qalam: 4).

4.      Kekuatan jasmani (qowiyyul jami)
Kesehatan jasmani haruslah menjadi perhatian penting setiap muslim, khususnya untuk muslim muda. Karena muslim adalah harapan agar islam tetap Berjaya sepanjang zaman. Tidak hanya itu kekuatan jasmani juga sangat dibutuhkan setiap muslim untuk menunaikan kewajibannya terhadap Allah SWT.

Dalam sebuah hadis juga dijelaskan bahwa "Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim). Namun bukan berarti kita harus  membenci sakit. Karena mungkin dibalik itu Allah sedang menguji kita, atau cara Allah untuk menghapus / menggugurkan dosa kita. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga kesehan kita, agar tetap  lancer dalam menjalankan perintah Allah SWT.

5.      Berjuang melawan hawa nafsu (mujahadatul linafsih)
Hawa nafsu adalah hal yang memang sudah ada pada diri setiap muslim, namun tugas setiap muslim pula lah yang menundukkan hawa nafsu tersebut ke jalan yang baik sesuai ajaran islam. Hal itu sesuai dengan as-sunnah : "Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)" (HR. Hakim). Seperti hal nya pacaran, kita harus yakin bahwa itu merupakan hal yang diharamkan oleh islam.
Meskipun pada zaman ini muncul istilah pacaran islami, tetapi hal itu tetap diharamkan dalam agama. Karena pada hakikatnya dimana-mana pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina. Kalaulah memang itu ada, kenpa tidak sekalian saja ada yang namanya pencurian islami, atau judi islami ? gak humor kali dong…
6.      Cekatan dalam membagi waktu (harishun ala waqtihi)
Setiap muslim dituntut untak pandai dalam membagi waktunya. Tidak dominan terhadao urusan duniawi saja atau akhirat saja. Namun harus seimbang anatara waktu untuk dunia, dan untuk akhirat.
Disaat kita masih muda kita harus bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar nanti ketika kita sudah tua kita tidak menyesal karena kehilangan waktu berharga di masa muda. Pembagian masa itu sesuai dengan firman Allah : “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari Keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah Keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah yang Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Ar-Ruum: 54).
7.      Bermanfaat bagi orang lain (nafi’un loghairihi)
Dalam sebuah hadis menyatakan : "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain" (HR. Qudhy dari Jabir). Berarti secara aga kita diharuskan untuk bermanfaat terhadap orang lain.
Demikianlah beberapa sifat yang dapat menggambarkan seorang muslim yang gaul. Semoga hal-hal itu dapat bermanfaat dan bias kita amalakan di kehidupan kita.. terimaksih.. J









27 komentar:

  1. Bermanfaat. Seharusnya remaja banyak membaca hal hal yang seperti ini (y)

    BalasHapus
  2. Lbh banyak info lain dgn tampilan unik,menarik,dan nyaman Gan. :-D

    BalasHapus
  3. Sudut pandang yg keren. Siapa bilang jd org taat agama itu gak bisa gaul. SALAH!!

    BalasHapus
  4. "Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim).

    BalasHapus
  5. cocok bah teman :)
    tapi sekalian comment ya di restuanri.blogspot.com

    BalasHapus
  6. perbanyak artikelnya ya nak ...

    BalasHapus